PERCUMA!


Oleh : Cakra Donya

kawan!
ketika air mata tidak lagi menetes karena duka
dan tawa tak lagi mencerminkan rasa suka
hidup akan seperti kopi dan susu
kopi itu hitam
susu itu putih
kopi susu itu coklat
hitam putih itu samar-samar

kawan!
jangan pahami sajak ini berlebihan
aku sekedar menggelitik kucing kelaparan
dibiarkan datang bermanja
dimanjakan akhirnya minta makan
lepas kenyang malah pergi tanpa sepatah kata

aku tak bermaksud menasehati
percuma saja menggurui ikan agar mahir berenang
dan mengajari burung bagaimana caranya terbang

bukankah demikian?
tak seharusnya kamu ajariku tentang kehidupan
percuma
karena ilmumu tak seluas wawasanku
dan omonganmu tak sebesar pengalamanku

kawan!
jangan pahami sajak ini berlebihan
aku sekedar menggelitik kucing kelaparan

kawan!
berhentilah!
percuma!

***
Lhokseumawe, 10 Juli 2018


Comments

Popular posts from this blog

KAMPRET