UNTUK APA SEHELAI KAIN MERAH?


Karya : Cakra Donya

Sehelai kain merah digalakkan lantang
oleh figur-figur pilihan yang rasanya bukan pilihan
di antara pepohonan rindang di belantara
tempat angin surga berlalu dan berhembus
di antara celah-celah semu yang tak terendus
dengan nyanyian sendu bergelora bersama peluh
dan bersama degupan jantung yang membara

Untuk apa sehelai kain merah?
jika masih banyak perut yang berjuang karena kelaparan
berapa banyak kepala yang bergelut dengan kemiskinan
mungkinkah sehelai kain bisa menjadi santapan
yang disobek kecil-kecil dan dicincang-cincang halus
lalu ditumis dalam wajan penggorengan
bersama air mata sebagai minyak goreng

Untuk apa terus mendendangkan kehormatan
di antara sekian perut yang masih berkeroncongan
pada tiap-tiap suara yang bukan suara banyak orang
betapa sehelai kain masih dalam keutamaan sorotan
sementara kemerdekaan hanya milik segelintir orang
sementara kekenyangan hanya empunya mereka saja
dan orang-orang kecil seperti kerbau yang dihela di sawah

***
Nisam, Sabtu 24 Agustus 2019
12:25 WIB



Sumber Gambar : https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&ved=2ahUKEwjX1ervjKblAhXQfysKHTvNBJEQjRx6BAgBEAQ&url=https%3A%2F%2Fwww.pulsk.com%2F644020%2F&psig=AOvVaw0OhVmbecih0iCFnhA-nuKI&ust=1571498107717936

Comments

Popular posts from this blog

KAMPRET