SEBUT SAJA NAMANYA MAWAR
(SRI "Suami Rindukan Istrinya")
Oleh : Cakra Donya
Dialah perempuanku, empunya cinta yang begitu besar
si mutiara berbinar yang hendak kukisahkan lewat puisi ini
kepada bintang-bintang di langit pada malam purnama ini
Sebut saja namanya Mawar
kembang harum yang meliarkan cintanya di ubun-ubun
hingga di setiap detakan jantungku yang berpacu ini
hanya rindu yang terbesit saat dia sedang jauh di sana
Kemarin, selama delapan hari ia pergi
meninggalkanku sendiri, menahan rindu ini
dan sehari yang lalu ia baru kembali
tapi sekejap saja, karena ia pergi lagi
harapku hari ini ia pulang, dan takkan pergi lagi
karena selimut ini sama sekali tak menghangatkanku
dan bantal guling ini tak senyaman kumemeluk dirinya
Mawar, rindu itu berat
DILAN saja tak kuat merindukan MILEA
RANGGA juga merasa berat jauh-jauh dari CINTA
si HAMID pun sangat terpukul berpisah dari ZAINAB
begitu pula ZAINUDDIN, hatinya hancur saat ditinggalkan HAYATI
apalagi aku, CAKRA DONYA
Mawar, adakah kamu merindukanku di sana?
tapi kuharap jangan mencobanya
sebab rindu itu berat
kamu takkan kuat
jadi, biar aku saja
yang merindukanmu, mawarku
***
Nisam, 17 Oktober 2019
13:15 WIB
Comments