SIAPA DIA ATAS SIAPA

SIAPA DI ATAS SIAPA Oleh : Cakra Donya betapa bodohnya aku ternyata selama ini lariku mundur mendaki seonggok bukit yang tinggi hanya jalan setapak kaki tepi kiri kanan ada jurang yang curam istirahatlah dulu wahai kaki lihatlah aku yang mengeluh sebab tak kuat apa daya sang kaki terus memaksa walau kulihat letih bersemayam di dirinya namun kaki terus ayunkan langkahnya aku bertanya pada kaki apakah engkau tiada lelah? lalu si kaki menjawabku jika berhenti aku akan patah lalu aku nasehati si kaki terus bergerak pun kau terkilir lalu kata si kaki aku ingin patuh pada pemerintah siapakah pemerintahmu? tanyaku demikian dialah otak wahai kawan jawabnya kemudian kaki mulai berkisah tentang harinya penuh keluh kesah terlihat jenuh di raut wajah apalah daya dia hanya anggota lemah walau tampaknya kuat nan gagah namun otaklah sang pemerintah aku bertanya kepada otak kenapa engkau begitu serakah? otak menanggapiku ...